Selasa, 29 Maret 2016

ALVI HADI SUGONDO "MANFAAT OLAHRAGA MEMANCING BAGI KESEHATAN FISIK DAN BATIN, SEMAKIN SERU SEMAKIN MENYENANGKAN"

alvi hadi sugondo
Alvi Hadi Sugondo  berkata, banyak orang berpikir sempit tentang aktivitas memancing ikan. Ada yang berkeyakinan memancing itu Cuma membuang waktu percuma, ada juga yang berpikir memancing itu pekerjaan orang yang tak punya pekerjaan penting. Ini sangat keliru.

Memancing ikan ternyata memiliki 1000 manfaat. Tak usah heran, orang sukses rata-rata memiliki hobi memancing, selain renang. Ini masuk akal, karena dibalik aktivitas memancing terdapat filosofi yang dalam. Mari kita bahas.

Memancing ikan, umumnya kita harus pergi ke pemancingan. Setelah membayar sejumlah biaya, kita langsung ke lokasi untuk ambil posisi. Setelah umpan dipersiapkan dikail lalu lempar keair, dan tunggu sampai umpan dimakan.

"Tak ada yang istimewa dari memancing ikan jika melihat dari sisi teknisnya. Namun dibalik itu semua, orang sukses tidak melihat teknis tapi apa makna dibalik filosifi memancing itu" ujar Alvi Hadi Sugondo


Ikan Cuma ikan, paling-paling berapa harga yang bisa dibeli, pasti sangat murah dan tidak ada artinya apa-apa. Tapi, mengapa orang sukses selalu menyempatkan diri untuk pergi memancing ikan saat akhir pekan?

Ternyata, ada beberapa pelajaran menarik dari aktivitas memancing ikan itu. Kita tidak sedang membahas teknik memancing ikan, karena itu sisi teknis. Tapi disini kita akan membahas pelajaran moral apa yang bisa kita petik untuk kehidupan kita.


Orang sukses ternyata memiliki beberapa alasan yang masuk akal mengapa mereka sangat suka memancing ikan. Ya, sangat suka. Bukan soal berapa banyak yang ia dapatkan saat memancing ikan, juga bukan soal ikan apa yang didapat, tapi lebih kearah seni dan teknik bagaimana cara mendapatkan ikan tersebut. Ini yang mahal.

"Ikan hanya ikan, tapi kalau kita bisa mendapat ilmu mendapat ikan, maka perkara jumlah dan jenis ikan menjadi tidak penting lagi. Setuju?" ujar Alvi Hadi Sugondo

Orang besar selalu mempelajari dari hal-hal yang kecil, termasuk cara memancing ikan. Bukan ikannya atau jumlah ikannya tapi bagaimana cara memancing ikan yang menjadikan mereka antusias untuk memancing ikan. Dan jika mereka bisa mendapatkan ilmu memancing ikan, maka ia mendapat pelajaran hidup yang sangat mahal.

Memancing ikan setidaknya memerlukan beberapa persyaratan agar sukses dapat ikan. Pertama soal aturan teknis. Mulai dari pemilihan umpan sampai pemilihan lokasi tempat memancing ikan. Semua penting dan harus dikuasai.

Syarat kedua adalah kesabaran. Ini juga akan mendidik para pemancing ikan untuk berjiwa sabar dalam memetik hasil. Orang yang sabar rejekinya besar. Pun dalam ilmu memancing ikan. Kalau tak sabar, maka ikan tak akan didapat.

Syarat ketiga adalah kesenangan. Saat memancing pasti akan menyenangkan, karena berada di ruang terbuka dan langsung bersentuhan dengan alam. Kita akan banyak belajar tentang kehidupan melalui aktivitas memancing ini.

Syarat keempat adalah kecerdikan. Ya, siapa bilang pemancing ikan itu tidak cerdik? Mereka harus pandai memilih umpan agar sasaran (ikan) terperangkap dengan baik.  Disinilah pentingnya pemilihan umpan yang tepat terhadap ikan yang akan dipancing.

Syarat kelima adalah yang paling disuka semua pemancing, yaitu faktor keberuntungan (lucky). Mereka seperti mengadu keberuntungan diantara sejuta kemungkinan. Karena ikan juga mahluk hidup, mereka bisa memilih umpan mana yang akan dimakan dan mana yang ditinggalkan.

"Semua adalah pesan moral dari aktivitas memancing ini. Bahwa hidup juga harus seperti itu. Jika kita sebagai pebisnis, bagaimana cara memancing prospek kita agar memakan kail marketing kita hingga mereka bisa menjadi customer loyal kita kelak" ujar Alvi Hadi Sugondo

Sukses perlu ilmu, perlu pengalaman dan kebijaksanaan. Dengan hobi memancing, secara alami, mindset kita akan dibangun untuk menjadi orang yang sabar, cerdik, gembira, berpikir teknis serta pemburu keberuntungan. Layaknya membangun bisnis, demikian seninya memancing ikan di lautan. Ayo memancing ! 

http://karyapratama.co.id

0 komentar:

Posting Komentar